Wednesday, April 07, 2010

Hati-hati mencela Ulama

69. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah.

70. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar,

71. niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. (Al Ahzab)

Wahai saudaraku kaum muslimin, yang tidak mengenal ulama-ulama yang dimaksud, yang memiliki ilmu yang tidak bisa kita tandingi, namun dengan entengnya menghujat dan mengkafirkannya. naudzubillah. Takutlah dengan apa yang sudah difirmankan oleh Allah. Banyak sekali hari ini orang-orang yang dengan enteng mengkafirkan ulama-ulama karena tidak segolongan, karena guru mereka mengkafirkan ulama-ulama tersebut. Padahal ilmu kita tidak ada seujung kuku dari ulama-ulama tersebut. Bersiaplah dengan pertanyaan-pertanyaan berikut ini di hari pengadilan kelak.

Wahai fulan bin fulan engkau telah mengkafirkan saudaramu fulin bin fulin, apakah engkau mengenalnya dengan baik?


Kami mengkafirkannya karena perkataan guruku yang mulia duhai Allah.

Darimana gurumu mengenal saudaramu fulin bin fulin?
35. Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang ghaib, sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)? (An Najm)

Dari gurunya lagi duhai Allah

Jadi engkau tidak mengenal fulin bin fulin secara langsung bahkan engkau tidak mengenal guru dari gurumu itu benar demikian?

Saya mengenalnya dari yang mulia guru saya, dan guru saya memuliakannya, dan fulin bin fulin termasuk yang dikafirkan, itu cukup menjadikan dalil buat saya dan teman-teman untuk mengkafirkan fulin bin fulin.

Bagaimana engkau bisa mengatakan bahwa bahwa fulin bin fulin adalah kafir, dan menganggap dirimu suci (
maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. An Najm:32)
sedangkan engkau tidak pernah mendengar ucapannya dan membaca tulisannya bahkan sebagian orang mendapatkan hidayah dari ilmu-ilmu dan buku-buku yang dituliskan? Jawabanmu sudah pernah aku firmankah,

38. Allah berfirman: "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: "Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka." Allah berfirman: "Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui." (Al A'raaf)

Dan saudaraku, takutlah kelak apabila ternyata Allah menggolongkan ulama-ulama tersebut ke dalam golongan orang-orang yang didekatkan, dan menjadikan ulama-ulama yang mengkafirkan termasuk yang sesat.

12. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan persangkaan, karena sebagian dari persangkaan itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (Al Hujurat)

Seruan untuk para pencela Ibn Araby, Hasan Al Bana, Sayid Qutb, Abdul A'la Maududi, Aidh Al Qarni, Muhammad Ilyas al-Kandhlawi

No comments:

Post a Comment