Wednesday, January 10, 2007

Dzikir-dzikir Modifikasi Kontemporer

Dzikir-dzikir berikut adalah pengembangan pribadi dari Surat Ali Imran 190-191, selama ini saya lakukan secara pribadi, namun sukur-sukur bisa memberi manfaat kepada rekan-rekan pencari.
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka".(Ali Imran: 190-191).
Banyak cara berzikir yang telah dicontohkan oleh Rasulullah, terutama diriwayatkan oleh keluarga maupun sahabat, namun dzikir hati, pikiran, perasaan tidak semuanya terungkap. Kebanyakan dzikir yang kita kenal bersifat formal (sholat, dalam Bahasa Arab, sebelum melakukan pekerjaan, harus berwudlu, suci, dll). Memang ada kondisi afdal. Namun lebih keliru meninggalkan hal yang disukai Allah karena alasan afdaliyat. Hal ini pula menyebabkan kita tidak berzikir di luar kondisi-kondisi formal
tersebut. Dzikir berikut mungkin dapat membantu kita untuk tetap berzikir dalam segala keadaan. Kita tidak tahu kapan dan sedang apa kita saat maut menjemput. Jadi hendaknya jangan pernah berhenti berdzikir dalam keadaan apapun.

Dzikir perokok:
Maha Suci Engkau Ya Allah, yang menciptakan tembakau, dibakar dan dihisap terasa enak. Kalaupun perbuatan ini tidak Engkau ridloi tunjukkanlah dan jauhkanlah aku daripadanya. Namun apabila perbuatan ini tidak mengurangi kecintaanMu padaku maka
tunjukkanlah pula ya Allah.

Dzikir direktur:
Maha Besar Engkau Ya Allah, yang meninggikan derajatku di mata manusia, Engkau berikan aku kepandaian memimpin, Engkau berikan aku kesehatan fisik, sehingga aku
menjadi sekarang ini. Jauhkanlah aku dari kesombongan, jadikanlah aku manusia yang amanah dengan pemberianMu ini ya Allah. Jangan lalaikan aku dari mengingatMu.

Dzikir gembel:
Maha Suci Engkau yang Maha Hidup, yang telah mengadakan aku dari ketiadaan, yang menjadikan aku manusia bukan hewan atau tanaman.
Terima kasih ya Allah dengan menjauhkan aku dari fitnah harta dan kedudukan. Jangankan dekatkan aku dengan kekufuran ya Allah.
Dan matikan aku dalam keadaan mengingatMu.

Dzikir saat makan:
Maha Besar Engkau ya Allah, yang telah memberikan kombinasi panca indra yang sempurna, sehingga aku dapat menikmati makanan yang sangat lezat ini. Maha Sempurna dan Maha Teliti Engkau ya Allah, Pencipta aneka jenis bahan makanan, yang mengajari manusia memasak.

Dzikir saat main game:
Maha Teliti Engkau ya Allah, menciptakan pikiran-pikiran dan hayalan-hayalan pada diri manusia, yang memberikan kami kesenangan saat melakukan pekerjaan ini ya Allah. kami sangat mengagumi karyaMu di alam semesta ini. Kesempurnaan hanya milikmu ya Allah.

Dzikir saat buang air/angin (menurut adab tidak diucapkan)
Maha Teliti engkau ya Allah yang telah menciptakan sistem pencernaan kami dengan sempurna. Hari ini engkau beri kami nikmat dengan bisa buang air/angin dengan lancar. Alangkah sakitnya dan menderitanya kami apabila engkau tidak beri kami kelancaran buang air. Sungguh kesempurnaan hanya milik engkau ya Allah.

Dzikir ilmuwan/pemikir
Maha Teliti Engkau Ya Allah yang telah mengkaruniakan kepada kami otak, dan engkau amanahkan kepada kami ilmu.

Dzikir saat macet:
Alhamdulillah ya Allah yang telah memberi kami kendaraan ini, terimakasih telah memberi kami anggota tubuh yang sempurna sehingga aku dapat mengendalikannya. Terima kasih untuk waktu yang engkau berikan untuk mengingatmu di kala kesibukanku.

Dzikir saat khawatir
Ya Allah Sang Maha Hidup, Pencipta kami, Engkau ciptakan kami, engkau berikan kami kesenangan, namun engkau berikan kamu pula kekhawatiran. Apapun yang terjadi Engkau tetap Allah dan aku adalah hambaMu.

Dzikir saat berhadapan dengan kemaksiatan (wanita penggoda, minuman keras, perjudian, berfoya-foya, megah-megah)
Ya Allah yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam diri manusia, Engkau hadapkan kepadaku kemaksiatan. Tentunya Engkau tahu betul kemampuanku untuk menahannya, berilah kekuatan ya Allah untuk mensucikan agamaMu.

Ruang lingkup modifikasi dzikir adalah tidak terbatas, sebanyak ayat-ayat Allah yang ada di alam semesta, sebagai makhluk berakal dan berpikir tentunya kita tidak menyia-nyiakan kelebihan kita untuk memaknai dzikir dalam setiap gerak, langkah, dan tarikan nafas kita. Sukur-sukur dimensi khusyu dalam sholat bisa kita bawa dalam kehidupan sehari-hari.

Dzikir forever !!!

1 comment:

  1. Salam Kenal juga, wahyu...

    Wa alaikum salaam wr wb

    ReplyDelete