Wednesday, January 10, 2007

Puisi dan Perenungan untuk Saudaraku

Ingin Dekat dengan Allah? Tiadakanlah diri !

Iblis terkutuk bukan karena perzinahan atau perampokan
Iblis terkutuk karena merasa 'tinggi' dan 'ada'
Kemaksiatan adalah simbol peninggian diri dan perendahan Allah
Yah inilah saudaraku, jebakan terbesar bagi kita manusia sesungguhnya
peninggian diri sendiri dan perendahan Allah.
Iblis mengusahakan agar kita terjebak dalam lubang yang sama
inilah yang dimaksud langkah-langkah setan
Kemaksiatan perbuatan hanyalah simbol belaka.

Mari kita ambil hikmah kejadian iblis tersebut
Atribut keduniawian, membuat kita merasa 'tinggi' dan 'ada'
Kelebihan kita diantara makhluk-makhluk Allah membuat diri kita 'tinggi' dan 'ada'
Padahal Sang Maha Tinggi dan Maha Ada, adalah Dia... Allah Azawajalla
Atribut keduniawiaan adalah bara api yang diamanahkan kepada kita
barang siapa menggenggamnya dengan erat maka dia akan terbakar
barang siapa melepaskannya dia akan selamat
barang siapa menggunakannya untuk kemaslahatan makhlukNya yang lain maka dia akan dicintaiNya

Kenalilah bara-bara itu wahai saudaraku.

DititipkanNya padamu harta, agar engkau bisa menggunakan sesuai keinginanNya. Harta boleh dilepas kalau engkau takut terlarut atau terjebak. Harta akan menjeratmu saat engkau mencintainya, dan menggenggamnya seolah itu milikmu.

DititipkanNya padamu kedudukan yang tinggi di antara manusia, agar engkau bisa membimbing orang-orang yang mempercayaimu untuk mengakui dan meninggikan Allah. Kedudukan menjadi jebakan, saat engkau merasa lebih tinggi derajatnya dan merendah manusia lain. Saat engkau merasa apa yang engkau dapatkan adalah hasil jerih payahmu.

DititipkanNya kepadamu semangat beribadah, agar engkau bisa bermesraan denganNya disemua waktu. Namun janganlah terjebak dengan sanjungan dan kesalehan. Janganlah terjebak pada karohmah dan keutamaan. Janganlah terjebak pada visualisasi dan mukzizat. Seandainya itupun Allah berikan, kembalikan semua sanjungan dan keistimewaan itu kepada yang lebih berhak yaitu Allah Azawajalla.

Manusia yang didekatkan dengan Tuhannya adalah
manusia yang sanggup merendahkan diri dihadapan PenciptaNya
manusia akan lebih dicintaiNya apabila sanggup meniadakan dirinya
Peniadaan diri kita adalah sasaran utama/tertinggi kita dalam meninggikan Allah Azawajalla
karena memang manusia diadakan oleh Sang Maha Ada.
Ibadah adalah simbol peniadaan diri dan peninggian Allah
Pengorbanan harta adalah simbol peniadaan diri dan peninggian Allah
Pengorbanan jiwa adalah simbol peniadaan diri dan peninggian Allah

Atom masih lebih besar dari ketiadaan.
1000 tahun lalu siapakah kita?
1000 tahun ke depan siapakah kita?
Mari berkaca hari ini, masihkah kita meninggikan diri dengan pinjaman yang kita dapatkan dari Sang Pencipta

Tidak diberiNya kita banyak harta, karena Ia tidak ingin kita lupa memohon kepadaNya
Tidak diberiNya kita kedudukan, karena Ia tidak ingin kita berhenti meminta kepadaNya
Tidak diberiNya kita maqam wali, karena Ia tidak ingin kita tergelincir laksana iblis

DiberiNya kita masalah, karena Ia ingin kita meratap hanya kepadaNya
DiberiNya kita kesusahan, karena Ia ingin selalu diingat dan ditinggikan
DiberiNya kita musibah, supaya kita selalu ingat bahwa kita tidak berkuasa apapun atas hidup kita

Tidak cukupkah kita belajar dari kematian? Dia merenggut siapa saja: yang hebat, yang kaya, yang pintar, yang kuat.

Allah, Dia Maha Pencemburu Dia akan cemburu saat engkau terbuai dan menyanjung ciptaan-ciptaaNya

Oleh karena itu yang terpenting adalah....

Tiadakanlah dirimu dihadapan Penciptamu dengan demikian maka engkau telah meninggikan PenciptaMu di antara makhlukNya. Lakukanlah ini di segala keadaan dan segala suasana, dan segala bentuk yang telah dicontohkan oleh Nabimu Muhammad SAW agar engkau bisa berkumpul dengan Sang Nabi dan orang-orang yang dicintai Allah.

Dzikir forever !

No comments:

Post a Comment